Kamis, 03 Mei 2012

Sumber Ajaran Islam


Sumber Ajaran Islam

Berdasarkan hadist dari Muadz bin Jabal, sumber ajaran islam terdiri dari :
1.      Kitabullah (Al-quran)
2.      As-Sunnah (hadist)
3.      Ra’yu (Akal Fikiran)

Al-quran
Al-quran merupakan mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad SAW. Al-quran di berikan ke Nabi Muhammad secara bertahap. Proses itu selama 22 tahun 2 bulan 22 hari. Al-quran terdiri dari 30 juz, 114 surat, 6.666 ayat, 74.499 kata, dan 325.345 huruf. Ayat pertama yang diberikan kepada Nabi Muhammad adalah surat Al-Alaq 1-5 pada usia 40 tahun saat berada di gua Hira. Ayat terakhir yang diberikan yaitu surat Al-Maidah 5 pada saat usia 63 tahun.
Al-Quran dibagi menjadi 2 jenis ayat, yaitu :

1.      Ayat-ayat Makkiyah
Ciri-ciri ayat Makkiyah :
1.      Ayatnya pendek-pendek
2.      Kebanyakan di awali dengan “ya ayyuhan nas”.
3.      Berisi ajaran Tauhid, hari kiamat, akhlak dan kisah-kisah

2.      Ayat-ayat Madaniyyah
Ciri-ciri Ayat Madaniyyah :
1.      Ayatnya panjang
2.      Kebanyakan di awali dengan “ya ayuuhal ladzina”
3.      Berisi ayat-ayat hukum, keadilan, masyarakat

As-Sunnah (Hadist)
Hadist artinya segala perbuatan, perkataan dan sikap Nabi. Peran dan fungsi Hadist yaitu :
1.      Menegaskan ketentuan dalam Al-Quran, misalnya kewajiban shalat, zakat, puasa, haji dll.
2.      Penjelasan isi Al-quran, misalnya raka’at shalat.
3.      Menambahkan atau mengembangkan sesuatu yang tidak ada dalam Al-quran. Misalnya pengharaman keledai piaraan, binatang bertaring, dsb.
Hadist Qudsi : Hadist yang disandarkan pada Allah, tetapi lafadznya dari Nabi Muhammad.
Perbedaan hadist Qudsi dan Al-Quran :
Lafadz hadist Qudsi dari Nabi Muhammad sedangkan Al-quran berasal langsung dari Allah. Al-Quran dibaca pada saat shalat sedangkan hadist Qudsi tidak dibaca.

Ra’yu (akal pikiran)
Ada istilah ijtihad yaitu dimana usaha sungguh-sungguh yang dilakukan oleh seseorang atau beberapa orang yang memilki ilmu pengetahuan dan agama yang lebih banyak daripada orang biasa untuk menentukan dan menetapkan apa yang belum jelas norma-norma yang ada di Al-Quran. Orang-orang yang melakukan ijtihad adalah mujtahid.

Syarat-syarat Mujtahid :

1.      Menguasai bahasa Arab
2.      Mengetahui Nasakh dan Mansukh dalam Al-Quran.
3.      Mengerti Sunnah.
4.      Mengerti letak ijma dan khilaf
5.      Mengetahui Qiyas
6.      Mengetahui maksud-maksud hukum

Macam-macam Mujtahid :

1.      Mujtahid Mustaqil
2.      Mujtahid Muntasib
3.      Mujtahid Madzhab
4.      Mujtahid Murajjih 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar